SMK Negeri 1 Bandar Masilam Berikan Bantuan Sosial Kepada Peserta Didik Korban Kebakaran

SMK Negeri 1 Bandar Masilam Berikan Bantuan Sosial Kepada Peserta Didik Korban Kebakaran

Kepala sekolah bersama dengan para guru dan pegawai mengunjungi peserta didik korban kebakaran atas nama Andriansyah Putra kelas X TKR 2 yang beralamat di Huta Bandar Hobun, Nagori Bandar Masilam, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, Sabtu (4/5/2024) pukul 13.00 WIB.

Hal ini dilakukan setelah sebelumnya mendapat informasi bahwa rumah peserta didik tersebut mengalami kebakaran pada Kamis (2/5/2024). Dikutip dari halaman www.suaraburuhnasional.com, kebakaran terjadi pada pukul 09.00 WIB. Tidak ada korban jiwa pada kebakaran tersebut namun seluruh rumah beserta isinya hangus terbakar. Diduga kebakaran tersebut terjadi akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik. 

Menindaklanjuti informasi tersebut kepala sekolah didampingi oleh guru dan pegawai mengunjungi peserta didik tersebut di kediaman neneknya yang tidak jauh dari lokasi kebakaran. Sebelumnya kepala sekolah dan yang lainnya sudah bersama-sama melihat lokasi kebakaran dimana tampak sisa-sisa puing rumah yang sudah hangus terbakar dan rata dengan tanah.

Dalam kunjungan ini pula kepala sekolah beserta guru dan pegawai juga turut serta pengurus sosial SMK Negeri 1 Bandar Masilam memberikan bantuan kepada peserta didik diantaranya berupa ricecooker, sembako, pakaian, tas sekolah, buku, dan uang tunai yang merupakan hasil sumbangan dari peserta didik, guru, pegawai, dan kepala SMK Negeri 1 Bandar Masilam.

"Jangan menyerah dengan keadaan yang terjadi. Tetap semangat untuk terus melanjutkan pendidikan. Lebih waspada lagi ketika akan meninggalkan rumah. Sabar dan ikhlaslah dengan apa yang sudah terjadi, anggaplah ini teguran kecil dari Allah supaya kita lebih tawakal lagi. Jangan berkecil hati dan yakinlah pasti Allah ganti lagi nanti dengan yang lebih baik" Disampaikan kepala sekolah Lelita Sabariaty, S.Pd., M.Pd pada kunjungan tersebut.

Kegiatan sosial seperti bukanlah yang pertama kali dilakukan SMK Negeri 1 Bandar Masilam. Sebelumnya sudah banyak kegiatan sosial yang dilakukan baik kepada peserta didik, guru, maupun pegawai yang mengalami musibah seperti mengalami kecelakaan, anggota keluarga yang meninggal, ataupun musibah lainnya seperti kebakaran yang dialami oleh salah satu peserta didik kali ini.

Musibah bukanlah suatu hal yang diharapkan terjadi. Namun, kita tidak bisa menolak apabila musibah itu harus terjadi dan menjadi takdir kita. Diharapkan, kegiatan sosial ini tetap terus berjalan dan memberikan manfaat kepada ahli musibah. Dan diharapkan dengan adanya kegiatan sosial ini dapat mempererat hubungan kekeluargaan baik antar peserta didik, antar guru dan pegawai, maupun antara peserta didik dan guru serta pegawai di SMK Negeri 1 Bandar Masilam.